Jakarta Perusahaan teknologi besar asal Korea Selatan, Samsung mengurangi jumlah karyawannya dalam jumlah besar. Pada akhir tahun 2015, total pekerja yang bekerja di perusahaan tersebut berjumlah 222.821. Jumlah ini menurun 5,8 persen dari tahun sebelumnya.
.
Melansir koreantimes, Kamis (21/4/2016)Samsung merupakan satu-satunya perusahaan besar di Korea Selatan yang merumahkan hingga 10.000 pekerjanya.
.
Pemotongan yang besar tersebut diakibatkan karena keputusan yang dibuat oleh direksi. Samsung dikabarkan menjalin kerja sama dengan Hanwha Group dan memberikan empat unit baru serta lima ribu karyawannya.
.
Namun, salah satu biro riset di Korea mengungkap bahwa pemotongan tersebut mengindikasikan tren penurunan umum terutama bagi pekerja usia muda.
Tingkat pengangguran di Korea Selatan mencapai angka 11,8 persen pada bulan Maret. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya.
.
Besaran PHK yang dilakukan oleh Samsung juga telah menyebabkan penurunan jumlah orang yang dipekerjakan oleh perusahaan tersebut. Data mengungkap bahwa jumlah pekerja tahun ini di angka 1.017.661 turun 0,4 persen dari sebelumnya.
.
.
Samsung Rumahkan 10.000 Pekerja
Harga BBM Pertamax hingga Pertalite turun mulai Selasa, 1 Maret 2016 pukul 00.00 WIB. Sebagai contoh, Pertamax yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 8.150 per liter, kini mengalami penurunan harga menjadi Rp 7.950 liter. Dengan demikian, ada selisih harga Rp 200.
Disampaikan oleh Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, penurunan harga BBM ini terjadi karena pertimbangan harga
rata-rata minyak acuan (Mops) tiap bulan.
Pertamina senantiasa melakukan evalusi harga BBM setiap dua minggu sekali. Pertimbangan lain dalam keputusan ini adalah, keuntungan yang diperoleh dari pengusaha.
Senin (29/2) lalu, Ahmad menyampaikan, “Tanggal 1 Maret esok, harga Pertamax diturunkan sekitar Rp200. Pertalite juga turun, (tetapi) agak lebih sedikit. Kalau Pertalite lebih sedikit dari itu (dari harga Pertamax).”
Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebut penurunan harga hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi atau BBM jenis umum .
Wianda menyebut, “Benar ada penurunan harga BBM jenis umum. Pertamax jadi Rp7.950. lainnya silakan ada di web Pertamina.”
Ahmad Bambang sendiri menyebutkan, harga BBM jenis Premium dan Solar juga akan disesuaikan. Namun pemberlakuan akan diterapkan sejak bulan April 2016, bukan bulan ini.
Hal tersebut terjadi, karena harga Premium dan Solar tidak ditentukan sendirian oleh Pertamina, tetapi juga bersama pemerintah, melalui Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).
Berikut ini harga terbaru BBM umum seperti dikutip dari detikFinance
Pertamax dari Rp 8.150/liter menjadi Rp 7.950/liter (turun Rp 200)
Pertamax Plus dari Rp 9.050/liter menjadi Rp 8.850/liter (turun Rp 200)
Pertalite turun dari Rp 7.600/liter menjadi Rp 7.500/liter (turun Rp 100
Pertamina Dex turun dari Rp 9.000/liter menjadi Rp 8.800/liter (turun Rp 200)
Harga BBM Pertamax & Pertalite Turun Mulai 1 Maret 2016, Ini Daftarnya!
Jokowi Diklaim Mampu Bawa RI Keluar Zona Krisis
Gubernur BI: Ekonomi RI Tumbuh 4,85% pada Kuartal III
Setahun, Jokowi-JK Belum Maksimalkan Kebijakan Sektor Pangan
NEW YORK - Saham-saham di Amerika Serikat (AS) melemah karena penurunan tajam saham Valeant Pharmaceuticals memukul sektor kesehatan. Sedangkan sektor energi turun bersamaan dengan melemahnya harga minyak mentah.



